my nineteenth birthday

28 April selalu menjadi hari terbaik dalam hidupku bukan hanya karena itu adalah hari ulang tahun ku namun juga pada hari itu selalu ada hal yang membuatku bahagia, surprise, dan senang. 2 hari yang lalu aku merayakan ultahku untuk pertama kalinya yang ke sembilan belas di jakarta. Malamnya aku hanya menunggu waktu menunjukkan pukul 00.00 untuk kembali merenungkan apa yang telah kudapat selama 18 tahun aku hidup dan kini telah bertambah satu tahun.

hmmm jam di laptop masih menunjukkan puku 23.4, sebuah sms masuk. Ternyata sms dari Icha yang isinya ngucapin selamat ultah. Pasti jam nya kecepatan 15 menit ( tapi tetap aja telat ). Paginya adalah hari dimana kampus menyelenggarakan Europe day. Hari itu, Paramadina Choir akan tampil menghibur para diplomat dan duta besar dengan suara yang menggelegar. Hari itu juga adalah untuk pertama kalinya kami memakai kostum baru yang terlihat lebih elgan dibandingkan dengan kostum yang lama. Dan hri itu juga aku akan men-conduct para singer untuk menyanyikan lagu andalan kami, Sepasang Mata Bola dan Sik Sik Si Batu Manikam. aku tampil beda dengan baju hitam berles putih pada kancing. Tidak tahu kenapa pada hari itu kami sangat percaya diri dan aura yang kami pancarkan sangat bisa memikat para penonton. Entah karena baju yang baru atau apapun.

Hari itu juga kami tampil sangat maksimal. aku sangat bangga dan senang bisa memimpin mereka dalam menyanyikan lagu tersebut dengan baik. Walaupun sebelumnya aku sudah pernah menjadi conductor pada acara wisuda namun kali ini aq lebih bangga.

Tak hanya sms dan ucapan selamat di fb yang aku terima namun juga kiriman pulsa dari papam, kakak dan entah siapa lagi yang mengirimkannya  padaku. ini akan menjadi torehan kenangan dalam hidup yang pastinya tidak akan aku lupakan.

 

-u did ur best on your birthday…! we finally make it!! 😀
Happy birthday mr.conductor…- Niken Anjar Wulan

Keputusan yang tepat untuk masa depan yang cerah

Butuh keberanian yang besar bagiku untuk memutuskan kuliah di kota Jakarta. Tak pernah terpikirkan juga akan memilih Paramadina menjadi kampus dimana aku akan meraih gelar S-1-ku. Ditambah lagi mendapatkan beasiswa penuh untuk menyelesaikan studi di prodi desai produk. Tak seperti biasanya, aku mengirimkan formulir pendaftaran Paramadina Fellowship, begitulah beasiswa ini disebut, dengan hati yang tenang, tanpa rasa cemas akan ditolak atau berharap aku diloloskan ke tahap berikutnya.

Setelah formulir pendaftaran  aku kirimkan di hari deadline-nya, hari-hari aku lalui seperti biasa, dan bahkan aku sempat lupa telah mengirimkan formulir ke Paramadina. Hahaha, memang seperti itulah aku. Tapi entah kenapa, dihari pengumuman tahap interview, hatiku mengajakku untuk membuka website Paramadina. Kulihat judul headlinenya adalah pengumaman PF 2010. Tak kusangka namaku tercantum di listnya. Ibu adalah orang pertama yang kuberitahu. Kuminta doa darinya untuk melangkah ke tahap berikutnya. Ditengah jalan sempat aku berpikir untuk tidak mengikuti tahap interview karena telah diterima di salah satu universitas negeri di Aceh. Namun support dari teman dan keluarga, kuikuti saja tahap interview dengan berat hati. Bukannya mempersiapkan diri, aku malah membantu teman-temanku dalam menjawab pertanyaan dari tim panel. Alih-alih ingin membantu teman agar bisa kuliah di universitas, malah aku yang diterima. Orang tua menyerahkan sepenuhnya keputusan kepadaku. Kuputuskan dengan hati yang mantap bahwa Paramadina akan menjadi kampusku. Setelah aku masuk di kampus yang small but giant ini, barulah aku sadar bahwa tidak salah aku memilih kampus ini.

REMAJA DAN SEKS BERADAB

Menjelang hari Valentine Februari lalu, sebuah perusahaan jasa operator telepon seluler mengirim sebuah kuis perayaan Valentine’s Day pada para pelanggannya. Caranya gampang, cukup mengirim SMS ke nomor operator tersebut. Hadiahnya adalah paket wisata lengkap dengan penginapan untuk 2 pasang pemenang. Yang kritis terhadap promo-kuis itu pastinya bertanya-tanya; pasangannya ini ditentukan suami-istri atau tidak? Kalau tidak, bukankah itu berarti membuka pintu gerbang seks bebas on Valentine’s Day? Tetapi tidak ada keterangan dari humas perusahaan tersebut.

Seks yang seksi

Perayaan Valentine’s Day itu konon adalah untuk mengagungkan cinta. Walaupun kita semua tahu kalau sebenarnya ada misi keagamaan yang sangat menonjol di sana. Tapi karena cinta yang diusung tidak jelas, akhirnya Valentine’s Day jadi tidak bisa lepas dari perayaan aktifitas seksual. Tidak sedikit remaja di seantero dunia yang merayakan V-Day ini tidak cuma berbagi coklat, boneka, atau kirim kartu cinta, tapi juga dengan free sex.

Kenapa ini terjadi? Yang jelas bukan semata karena Valentine’s Day, tapi karena ada perlakuan yang salah dari remaja terhadap seks. Beberapa tahun silam ada sms yang bunyinya begini; Sex is like Nokia; connecting people, like Samsung; everyone’s invited, like Axe; awalnya begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda, like Coca Cola; anytime, anywhere like Frozz; enak gila!

Buat sebagian remaja, seks itu lebih sering dijadikan bahan lelucon dan hiburan daripada dibicarakan serius dan bertanggung jawab. Seks itu begitu menggoda, seksi, sehingga membuat remaja tidak  bisa menolak untuk membahasnya. Sayangnya, banyak remaja yang mengintip persoalan seks dari sumber-sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dari obrolan teman, majalah porno, situs porno, film porno, dsb. Padahal seringkali hal-hal yang didapat dari sumber-sumber itu jauh dari ilmiah dan tidak mengajarkan sesuatu yang bermanfaat. Kecuali sebatas bikin horny pembacanya.

Tetapi tidak usah heran kenapa remaja lebih senang nonton film porno ketimbang hadir di seminar ilmiah tentang seks. Atau kenapa remaja lebih senang nge-download (mengunduh) gambar-gambar porno, daripada artikel yang ngebahas kesehatan organ-organ reproduksi. Apalagi mau duduk di pengajian dan bertanya masalah-masalah itu kepada seorang ustadz. Karena dalam benak banyak remaja yang terbayang dalam soal seks itu only kenikmatannya (meski itu baru sebatas bayangan).

Di pojok lain , ada juga remaja yang merasa risih membicarakan persoalan seksual. Tabu dan terlarang. Adanya sikap seperti ini tidak lepas dari budaya warisan jadul (jaman dulu), yang menabukan persoalan seks.

Bikin pendirian

Jangan cengar-cengir dulu sewaktu membaca tulisan ini, juga jangan langsung berpikiran negatif. Karena kita mau mengajak  kamu untuk membuat  pendirian yang benar dan sehat soal seks. Bahwa urusan seks itu harus  dibahas secara ilmiah dan bertanggung jawab. Yang dimaksud ilmiah adalah kita harus tahu betul seluk beluknya baik secara medis dan kejiwaan. Banyak remaja yang tidak tahu sisi medis dari seks. Buktinya, banyak remaja yang mau begitu saja melakukan seks bebas. Malah tidak sedikit remaja yang jatuh ke dalam pelukan pekerja seks komersil (PSK).

Menurut penelitian terbatas seorang sosiolog Hotman M. Siahaan pada tahun 1989 di Surabaya, dari 46 remaja (usia 15-20 tahun) yang diwawancarainya, 32,6% mengaku pernah melakukan seksual pranikah, terutama remaja putra (57,1%) dan untuk remaja putri 12%. Hubungan seksual pranikah itu umumnya dilakukan dengan teman dekat sendiri atau pacar (46,7%), dan dengan pelacur (39,9%). Para remaja yang melakukan seperti itu mungkin pura-pura buta, kalau seks bebas itu berisiko secara medis; hamil dan ketularan penyakit kelamin, sampai aborsi.

Belum lagi risiko secara sosial. Dalam urusan seperti ini , sebagian masyarakat Indonesia masih lumayan peka. Di beberapa daerah, kalau ada remaja yang kepergok berbuat mesum pastinya akan digerebeg warga. Bukannya asyik malah harus menanggung malu. Apalagi kalau si ceweknya kemudian hamil, resiko sosial yang ditanggung si cewek jadi makin berat. Cowoknya  mungkin bisa lenggang kangkung.

Dosa? Udah jelas banget. Perzinaan itu adalah dosa besar. Nabi SAW bersabda: Nabi saw. juga bersabda, “Tidak ada dosa yang paling besar di sisi Allah Swt. sesudah mempersekutukan Allah, dapat melebihi dosa orang yang menumpahkan spermanya pada perempuan yang tidak halal.” (HR. Ahmad dan Thabrani)

Jadi sudah pada tempatnya kalau kita harus membahas persoalan seks itu dengan penuh tanggung jawab. Artinya, harus mengerti bahwa seks itu adalah bagian dari perbuatan manusia yang ada hisabnya. Bukannya mau nakutin, sanksi dari Islam buat para pelaku seks bebas itu keras sekali. Jauh lebih keras daripada KUHP di negeri ini. Dalam KUHP pasal 284 disebutkan “Barangsiapa melakukan persetubuhan dengan laki-laki atau perempuan yang bukan suami atau istrinya, maka diancam dengan sanksi pidana.” Jadi kalau seorang bujangan bersetubuh dengan gadis, itu dianggap bukan persoalan hukum.

Lemahnya pasal ini dikritik banyak kalangan. Pakar Sosiologi Hukum dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Achmad Ali mengatakan, “Semestinya, UU yang berlaku di Indonesia harus benar-benar sesuai dengan rasa keadilan warga masyarakat yang mayoritas Muslim. Pasal 284 KUHP harus diubah,”. Ia juga menambahkan “Aturan dalam KUHP tak membuat orang takut untuk berbuat zina.”

Dalam Islam itu jelas, pelaku zina sanksinya adalah dua macam; buat yang masih bujangan adalah jilid 100 kali ditambah pengasingan selama setahun, sedangkan bagi yang sudah menikah adalah rajam hingga mati. Aturan  yang keras ini bersifat pencegahan, supaya orang nggak melakukannya. Juga sebagai penebus atas dosa perzinaan yang sudah ia kerjakan.

Lewati masa pubertas dengan aman

Sudah sunnatullah kalau setiap manusia akan melewati masa pubertas. Itu terjadi berupa perubahan secara fisik dan psikis. Badanmu akan berubah menjadi dewasa. Kamu bakal merasakan sensasi ketertarikan pada lawan jenis. Nah, supaya kamu bisa lewati masa pubertas dengan aman ada tips-tips berikut ini yang bisa dijalankan:

ü  Banyak bertanya pada orang tua soal tanda-tanda pubertas. Gimana pun juga, ortu punya segudang pengalaman tentang itu. Maka jangan malu deh bertanya pada mereka. Tapi kalau ortumu merasa malu dan sungkan, apalagi memarahimu, jangan putus asa, ikuti langkah berikutnya.

ü  Cari informasi yang lengkap dan benar tentang pubertas. Kalau memang kejadian ortu tidak mau menjawab, tidak usah sedih, cari sendiri informasi tentang masa pubertas ini. Banyak  buku-buku dan situs yang membahas dengan detail dan ilmiah tentang ini. Pastikan info yang kamu dapatkan  itu memang ilmiah.

ü  Jangan percaya mitos dan rumor. Banyak mitos dan rumor yang beredar seputar masalah seksual. Jangan keburu percaya, cek lagi pada orang yang tahu, atau pada buku dan website yang kredibel.

ü  Jangan belajar masalah seks dari majalah dan film porno. Stupid banget kalau ada orang yang belajar masalah seks dari sumber-sumber kayak begitu. Bukannya memberikan tuntunan, malah menyesatkan.

ü  Mulai pahami hukum Islam, terutama soal pergaulan. Ini yang penting, karena ketika kamu udah dewasa, hukum-hukum Islam otomatis berlaku buatmu. Pahami etika pergaulan Islami karena kamu tidak bisa lagi sembarangan bergaul dengan lawan jenis. Jaga diri baik-baik, guys!

Apalah Artinya Konstitusi ?

Kepada  Mereka – Mereka Yang Berdasi

Apalah artinya konstitusi

Jika mendung kebodohan masih menaungi negeri ini

Apalah artinya konstitusi

Jika kemisikinan masih menbanjiri negara ini

Apakah artinya konstitusi

Jika tikus – tikus pengerat bangsa

Masih tetap berkeliaran bebas di negeri ini

Apalah artinya konstisu

Jika pencurian HAM masih terjadi di bumi pertiwi ini

Apalah artinya konstitusi

Jika prostitusi masih menjerat putra putrid di negeri ini

Apalah artinya konstitusi

Jika pengangguran masih berserakan di bangsa ini

Apalah artinya konstitusi

Jika rahmat aman dan nikmat kesejahteraan

Belum ada di tanah air tercinta

Memotret Landscape

Dalam memotret sebuah pemandangan biasanya saya menggunakan format RAW karena dengan format ini kita masih bisa memperbaiki seluruh keadaan gambar, colour balance kamera, correct exposure yang dihasilkan hingga menimbulkan kembali awan yang hilang akibat kelebihan cahaya ataupun awan yang flat. Biasanya hanya dengan pewarnaan saja kita sudah dapat menghasilkan foto landscape atau pemandangan yang indah. 

Namun penggunaan kamera juga tidak boleh diabaikan. selalu gunakan F.11 dan speed yang mengimbangi sehingga menghasilkan sebuah foto yang bagus. Jika menggunakan aperture atau F dibawah 11 maka gambar yang akan kita hasilkan akan terkesan buram. anda bisa menambahkan berbagai macam filter untuk menambah efek dramatis pada foto. Misalnya menggunakan CPL yang dapat mengubah mood tonal warna awan menjadi sangta-sangat biru sehngga warna awan tidak perlu kita ubah secara spesifik.

Menggunakan tripod juga membantu kita dalam memotret sebuah pemandangan. Dengan tripod kita dapat menjaga komposisi yang bagus dan dominan. jaga selalu garis horizon atau garis tengah karena dominasi sebuah foto landscape adalah garis horizon. Ekspresi dalam memotret landscape pun bisa menggunakan apa saja. Apakah modifikasi warna saja atau HDR.itu terserah anda. Jika anda ingin membuat foto yang indah hanya dengan kamera, anda bisa mengatur mood tone warna pada posisi vivid dan menggunakan filter CPL.

Selamat Menmotret !

Menjadi Volunteer Sebagai Fotografer

Paramadina Choir adalah satu-satunya UKM yang saya ikuti di kampus. Walaupun demikian  saya kerap kali diminta untuk membantu UKM lain dalam berbagai acaranya, tentu saja untuk menjadi fotografer, sebagai seksi dokmentasi. Mulai dari acara Reinkarnasi T-Ta , Launching website kampus parmad.com oleh Parmagz hingga acara terakhir teater Kafha.

Selain sebagai usaha untuk mengumpulkan poin, tawaran  itu saya terima guna mengeksiskan diri sebagai fotogarfer di kampus. Terbukti dengan tawaran yang mengejutkan dari salah satu staf Inilah.com yang menyarankan saya untuk mengirimkan cv ke mereka untuk menjadi fotografernya.

Tidak hanya itu, dengan menjadi volunteer saya mengenal tidak hanya teman – teman baru namun juga para petinggi – petinggi UKM tersebut. Mulai dari koordinator dan orang – orang Kafha, CEO,pimred parmagz hingga para penari molek T-Ta Paramadina.

Berharap dengan kemampuan memotret yang seadanya ini dapat membantu orang lain dalam berkarya dang mengabadikannya melalui lensa kamera.

 

Lumpur Lapindo, Kasus Yang Tak Pernah Terselesaikan

Lumpur panas Lapindo pertama kali menyembur pada tanggal 29 Mei 2006 pada pukul 06.00 WIB di desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Titik semburan berada sekitar 100 meter arah barat sumur Banjar Panji 1 milik PT Lapindo. Lumpur panas ini telah menenggelamkan ratusan rumah, fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, kantor pemerintahan, jalan raya, saluran air, dan rel kerata api mengalami kerusakan, pabrik – pabrik yang memperkerjakan ribuan buruh terhenti aktivitas produksinya, puluhan hektar sawah terendam, ribuan ternak mati dan lebih dari 25.000 jiwa mengungsi.

            Jika kita melihat kebelekang, puluhan masalah telah ditimbulkan oleh kasus Lapindo mulai dari kesimpangsiuran penyebab semburan lumpur, siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini, indikasi pelanggaran HAM hingga adanya kepentingan politik dalam proses penyelesaiannya.

            Masalah terebesar dari kasus lumpur lapindo adalah ketidakjelasan penyebab utama semburan lumpur. Menurut sejumlah ahli, semburan lumpur tersebut diakibatkan karena kesalahan dalam proses pengeboran. Namun pihak Lapindo juga memiliki opini tersendiri bahwa semburan lumpur tersebut merupakan akibat dari sesuatu diluar kuasa manusia ( force majeur ), sehingga digolongkan sebagai bencana alam.          Ketidakjelasan penyebab semburan lumpur ini berdampak pada siapa yang harus bertanggung jawab atas kasus ini. Apakah pemerintah, jika ini adalah bencana alam ? atau Lapindo, jika ini adalah bencana teknologi ?

            Apabila kasus ini digolongkan sebagai bancana teknologi, maka PT Lapindo harus bertanggung jawab atas semua kerugian yang ditimbulkan oleh semburan lumpur panas. Namun jika ini merupakan suatu bencana alam, maka negaralah yang menanggung semua kerugian akibat dari bencana alam.

            Penyelesaian kasus lumpur lapindo ini semakin berlarut – larut bahkan telah merambah ranah politik. Semestinya dalam kasus ini, negara tidak perlu menunggu keputusan apakah bencana tersebut disebabkan oleh alam atau kesalahan manusia. Negara seharusnya bertindak cepat dengan mengambil kebijakan yang akurat, mengatasi akibat dari lumpur panas, dan memeberi ganti rugi bagi korban.

            Memang dalam penanganan kasus ini, negara telah mengeluarkan Peraturan Prseiden No.14/2007. Namun Perpres ini bukanlah sebuah kebijakan yang akurat dan bahkan malah menimbulkan masalah baru. Dalam penyelesaian kasus lapindo, terlihat sekali Presiden SBYgagal menerapkan keseimbangan trimatra yang dikampanyekannya dulu, yaitu civil society, market dan negara. Nyatanya SBY lebih berpihak kepada market yang dalam hal ini adalah PT Lapindo Brantas. Ini terlihat ketika SBY mengalokasikan dana sebesar Rp700 M untuk kepentingan PT Lapindo, ditengah pemotongan anggaran disetiap departemen.

            Dalam menghadapi masalah lumpur lapindo, terlihat pemerintahan SBY sangat lemah dan tidak mampu menanganinya dengan baik. Belum lagi masalah adanya indikasi pelanggaran HAM dalam kasus ini. Tim investigasi ke-3 yang bekerja sejak April 2008 telah melakukan investigasi yang menghasilkan sebuah keputusan bahwa telah terjadi pelanggaran HAM dalam bencana lumpue lapindo. Setidaknya ada lima belas hak yang dilanggar yaitu, hak hidup, hak atas rasa aman, hak atas informasi, hak atas pengembangan diri, hak atas perumahan, hak pangan, hak atas kesehatan, hak atas pekerjaan, hak atas pendidikan, hak untuk berkeluarga, hak atas kesejahteraan, hak atas jaminan sosial, hak atas pengungsi dan hak kelompok renta.

            Rentetan masalah yang tak kunjung selesai ini menjadikan negara kita terlihat lemah dalam menyelesaikan permasalahan dalam negeri. Pemerintah yang lamban dan tidak adanya ketegasan, keyakinan dan keberanian dari pemimpin bangsa ini untuk mengambil suatu kebijakan. Saat ini, setelah lima tahun sejak bencana itu terjadi, sudah saatnya pemerintah secara tegas meminta pertanggungjawaban dari Lapindo. Sudah saatnya semua hak – hak korban dipenuhi agar mereka dapat hidup selayaknya warga negara yang lain. Berharap kasus lumpur panas lapindo ini memiliki secercah cahaya penyelesaian, tak hanya bagi para korban tetapi juga bagi segenap bangsa ini. Semoga…