Paramadina Choir goes to……….

Paramadina choir kembali mendapat kehormatan untuk tampil dalam sebuah acara bergengsi yang diadakan oleh Indonesia Mediator Center ( IMC ) dan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Acara ini adalah pelantikan mediator bersetifikat Mahkamah Agung yang diadakan di salah satu hotel bintang lima di Jakarta yaitu Hitel Nikko. Paramadina Choir tampil pada tanggal 20 Desember 2011 dengan mengirimkan 20 singer, satu kondutor dan 2 official. Pada acara ini, kami membawakan 3 lagu yaitu Indonesia Raya, Bagimu Negeri dan satu lagu daerah, Janger.

Kali ini saya berkesempatan untuk memimpin Paramadina Choir sebagai kondutor. Tampil sebagai kondutor selalu menjadi kebanggaan bagi saya. Kenapa? Pertama, saya pasti akan memakai kostum yang berbeda. Seperti penampilan kali ini, saya memakai tux dengan lengkap, dan itu membuat saya sangat percaya diri. Kedua, saya tidak perlu warming up ( pemanasan suara ). Hehehe. So, saya bisa makan deh sebelum tampil. Karena ketika saya menjadi singer dalam paduan suara,saya diharuskan untuk tidak makan 2 jam sebelum saya tampil, karena itu akan mengganggu kontrol suara.

Menjadi kondutor sebenarnya susah-susah gampang. Saya harus membawa mood para singer menjadi sangat baik sehingga nada yang dihasilkan akan tepat pada pitch nya. Mimik wajah saya pun menjadi penentu bagi ekspresi para singer ketika bernyanyi. Semuanya tergantung pada konduktor, mulai dari nada awal, tempo, ketukan, cara conduct dan lain-lain. Ada satu perarturan yang harus diinget oleh semua singer dalam paduan suara. Pasal 1, Kondutor selalu benar. Pasal 2, jika konduktor salah, balik ke pasal 1. Itulah plus minusnya menjadi seorang konduktor.

Performing kita yang kedua dalam minggu ini adalah tampil di acara Economics Leaders Forum yang diadakan oleh HIMA Manajemen Universitas Paramadina. Penampilan kali ini jauh lebih membuat saya grogi  karena harus tampil perfect di depan rektor, tamu undangan, dan mahasiswa dari universitas lain yang hadir dalam acara ini. Dalam acara ini kami membawakan 2 lagu yaitu Manuk Dadali dan Janger. Walaupun di awal lagu suarabeberapa sopran sempat fals. Tapi ketika di ending lagu, pitch dan spirit dari paduan suara kembali memuncak dan ditutup dengan apik oleh Janger.

Lagu2 dengan tempo cepat selalu selalu cocok dengan kami, sik sik sibatu manikam, Janger, dan Bendera. Setiap bulan kami selalu meng-update lagu baru untuk dinyanyikan di berbagai event. Di setiap akhir latihan kami selalu meneriakkan yel2 yang kami. Suk Suk Suk Sukses , dengan ketukan yang telah dibuat oleh Imam hidayat.

2 thoughts on “Paramadina Choir goes to……….

  1. Asikk😀
    Senangnya bisa bergabung dengan keluarga ini :’)
    Tapi btw, plus minus jadi conduct emang ada minus nya? Perasaan enak mulu deh?! hahahhaha
    Selamat Choir. Sukk.. Sukk.. Sukk.. Suksess…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s