In Memoriam : 7 Years Tsunami Aceh

Di hari ini, tepat tujuh tahun yang lalu, Aceh diguncang oleh gempa berkekuatan 9.3 SR disusul oleh gelombang tsunami yang sangat dasyat. Ratusan ribu nyawa tewas karena tak ada yang tau apa itu tsunami sebelumnya. Mereka panik, takut, dan histeris karena air laut telah samapai di daratan. Mungkinkah ini kiamat ? mungkin itu lah yang ada di pikiran warga Aceh dulu. Satu dari sekian ratus ribu nyawa yang hilang itu ada seseorang yang sangat aku dan keluarga sayangi. Kakakku.

Malam itu mungkin menjadi pembicaraan teakhirku dengan kakakku.tak banyak yang aku ucapkan padanya. Tapi ntah kenapa telepon malam itu sanagat berkesan dan sangat susah aku matikan. Seakan itu menjadi pertanda bahwa kakak besok udah tidak ada. Walalupun jasadnya tidak ditemukan, tapi kami percaya dia ada di tempat yang paling baik di sisi Allah.

Kini tujuh tahun sudah kakak meninggalkan kami, aku, mama, ayah, dan cukning. Kakak yang ada disana, aku Cuma mau kasih tau, kita ada anggota keluarga baru. Ada Bang Rinal sama Naura dirumah. Semoga kakak juga merasakan kesenangan yang kami rasakan di sini.

Tidak ada yang dapat aku berikan sebagai seorang adik buat kakak. Hanya sebuah doa kecil yang dapat aku kirimkan  kepada Allah. Doa kecil yang mungkin dapat membuat kakak bahagia dan senang disana. Selalu liat kami dari sana ya kak. Titip salam buat yang lain. Andong, Tata, Yayuk, dan semua keluarga kita disana. We Love You

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiu’n

Advertisements