Behind The Scene Dies Natalis

inilah behind the scene anggota Paramadina Choir sebelum tampil dalam acara Dies Natali Universitas Paramadina

 

 

Advertisements
Gallery

Paramadina Choir Goes To Konser Sulis

 

 

Tidak pernah terbayangkan kami akan mendapatkan kesempatan yang sangat berharga ini. Mungkin ini adalah pencapaian tertinggi yang pernah diberikan keada kami sejak paduan suara ini didirikan. Keberanian kak Sulis merekomendasikan kami sebagai backing vokal dalam konsernya tidaklah main – main. kami disetarakan dengan paduan suara dari Elfas Music School yang memiliki pengalaman yang jauh dibandingkan kami. Keinginan Kak Sulis untuk mengangkat nama Paramadina sangatlah besar

Dalam perhelatan budaya yang akan diadakan di Istora Senayan nanti, kami akan menjadi backing vocal, tidak hanya buat Sulis tetapi juga buat Opick, Fadhly dan artis lainnya. Diantara lagunya adalah Generasi Indonesia, Medley Ya Allah – Ibu – Ya Thoyibah, Medley Dzikir Anak – Pesan Rasul, Insya Allah, dan lain – lain.

Dalam perjalanan menuju konser budaya ini, kami melewati hari – hari yang spektakuler yang belum pernah sama sekali aku rasakan. Latihan bersama seorang artis dengan pengalaman yang luar biasa. Mendapatkan pengetahuan menyanyi langsung dari penyanyinya, mengikuti prosesi rekaman yang super – super sulit, latihan bersama big band atau yang lebih dikenal sebagai orkestra yang sempat membuat aku merinding.

Dalam konser ini kami diajarkan untuk menjadi sebuah backing vocal yang profesional, bukan sebagai sebuah paduan suara mahasiswa yang biasa nyanyi di kampus. Kepercayaan yang di berikan oleh Kak Sulis harus lah kami bayarkan dengan sebuah hal yang namanya profesionalitas diatas panggung nanti.Tidak hanya sekedar menyanyikan not tanpa false, tetapi juga mengahayati setiap lirik yang kami lafalkan.

Thx Ka Sulis dan Mas Ozi Untuk ilmunya !

Pengalan ini gak akan pernah aku lupakan

SubhanAllah …..

Gallery

Menjadi Conductor, Its Cool !!

Tak pernah terpikirkan sebelumnya ketika saya masuk dalam sebuah paduan saya bisa menjadi seorang conductor. Memimpin sebuah paduan suara  dalam bernyanyi merupakan suatu pekerjaan yang berat. Karena kita harus dapat mengontrol emosi semua penyanyi dan memberikan sedikit ” drama ” dalam setiap lagu untuk memberikan jiwa pada setiap lagu yang dinyanyikan.

Secara otodidak saya belajara melalui internet, youtube, banyak melihat conductor paduan suara lain yang lebih berpengalaman ketika mereka tampil. Sederetan nama seperti Avip Priatna, Adie MS, Ranier Reiviero, dan tentunya pelatih saya Fitri Muliati adalah para conductor yang sangat saya kagumi.

Menjadi conductor, Its cool man !!