In Memoriam : 10 Tahun Tsunami Aceh

kak ipat

 

Besok adalah hari penting bagi sejarah kehidupan rakyat Aceh. 10 tahun yang lalu kami ditimpa oleh sebuah musibah yang sangat luar biasa. TSUNAMI.

Setiap tanggal 26 Desember kami semua memperingati Tsunami sebagai sebuah teguran, hikmah, bencana sekaligus kebangkitan rakyat Aceh.

Teguran, mungkin karena kami sudah terlalu jauh dari jalan-NYA.

Hikmah, karena banyak sekali limpahan rahmat dan karunia yang DIA turunkan sejak saat itu.

Bencana, karena hampir 250 ribu rakyat Aceh kembali kepadaNYA.

Kebangkitan, karena tak ada lagi pemberontakan dan perbedaan.

 

10 tahun telah berlalu. Kini Aceh sudah berbenah diri melupakan kelam di masa lalu. Tak ada yang memungkiri bahwa Tsunami selalu membekas di hati. Di hati setiap ibu yang kehilangan anaknya. Di hati setiap suami yang kehilangan istrinya. Di hati setiap anak yang kehilangan orang tuanya.

Kehilangan orang terkasih melalui kejadian seperti ini memanglah sangat berat. Walupun 10 tahun telah berlalu, tetap saja menulis hal ini setiap tahunnya selalu menyisakan rasa sedih yang mendalam. Rasa sedih bahwa kini kau telah bersamaNYA disana. Esok, kami mengenang kepergianmu. Mengenang wafatnya anak dan kakak kami tercinta.

IMG_1911IMG_1912

Fathul Jannah

11 Juli 1981 – 26 Desember 2004

———————-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s